Riau, Abdullah.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Panitia Seleksi PT Sarana Pembangunan Riau (Perseroda) resmi membuka seleksi calon Komisaris dan Direktur. Pengumuman tersebut disampaikan melalui Surat Keputusan Nomor 4/PANSEL/SPR/2026.
Seleksi ini digelar guna menyeleksi figur-figur kepemimpinan yang diyakini mampu membawa perusahaan daerah tersebut berkembang secara profesional, kompetitif, dan responsif terhadap dinamika tantangan bisnis masa depan yang semakin kompleks.
Menanggapi pelaksanaan seleksi ini, Anggota Komisi III DPRD Riau, Abdullah, mengemukakan beberapa catatan penting. Ia menegaskan bahwa calon Komisaris dan Direktur yang akan memimpin Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) harus memiliki pemahaman mendalam dan menyeluruh mengenai kondisi riil perusahaan, bukan sekadar mahir dalam menyusun visi dan misi formal.
“Calon komisaris dan direktur harus dipaparkan secara transparan dan komprehensif mengenai kondisi PT SPR, mulai dari aspek keuangan, aktivitas usaha, modal kerja, sumber daya manusia (SDM), hingga persoalan internal yang tengah dihadapi. Jangan hanya mengandalkan visi dan misi tanpa pemahaman aktual tentang realitas perusahaan,” ujar Abdullah di Pekanbaru, Sabtu, 28 Maret 2026.
Menurutnya, proses seleksi harus mampu mengekspos secara nyata substansi kapasitas para calon, bukan sekadar menilai tampilan luarnya. “Perlihatkan esensi kemampuan mereka, jangan hanya kulit luar. Jangan sampai calon pimpinan hanya mengetahui gaji dan fasilitas semata, namun tidak memahami problematika yang akan mereka hadapi,” tegas politikus PKS tersebut.
Lebih lanjut, Abdullah mengingatkan bahwa kesalahan dalam memilih pimpinan BUMD akan berakibat fatal terhadap kemajuan perusahaan daerah tersebut. Ia memberikan contoh, jika pemimpin yang terpilih hanyalah sosok yang “asal berani” namun kemudian mengundurkan diri di tengah jalan karena tidak mampu menanggung tekanan, kemajuan perusahaan menjadi sangat terhambat bahkan stagnan.
“Kalau sekadar tidak berhasil lalu mundur dalam setahun, banyak orang yang bisa melakukannya. Namun BUMD akan berputar di tempat dan bahkan mundur ke belakang. Kita membutuhkan sosok yang benar-benar siap menghadapi segala tantangan dan mampu mendorong PT SPR ke arah yang jauh lebih baik,” pungkasnya.
editor: INR
